Jepara, Fokuspers.com — Di tengah riuh kendaraan yang tak henti berlalu-lalang, kehangatan justru datang dari sesuatu yang sederhana: semangkuk wedang ronde hangat di warung milik Mbak Wati. Di pinggir jalan yang dipenuhi antrean pembeli, orang-orang rela berhenti sejenak, bukan hanya untuk minum, tetapi juga menikmati jeda di tengah padatnya aktivitas sore hingga malam hari.
Asap tipis dari kuah jahe yang mengepul bercampur dengan suasana ramai kawasan Bugel. Meski tempatnya sederhana, warung Wedang Ronde Mbak Wati hampir tak pernah sepi pengunjung. Dengan harga Rp5 ribu per porsi, pembeli sudah bisa menikmati wedang ronde hangat yang menjadi favorit banyak orang. Warung tersebut buka mulai pukul 16.30 WIB hingga dagangan habis terjual.
Wati (27), pemilik warung, menceritakan bahwa usaha tersebut bermula dari masa sulit saat pandemi Covid-19 pada 2020. Saat itu, sang suami yang bekerja sebagai pegawai pabrik terkena PHK. Kondisi tersebut membuatnya mencoba belajar membuat wedang ronde hingga akhirnya memberanikan diri membuka usaha kecil di depan rumah.
“Dulu suami saya kerja di pabrik, tapi waktu Covid-19 kena PHK. Akhirnya saya belajar bikin wedang ronde. Karena keluarga dan suami juga mendukung, saya memberanikan diri membuka warung ini,” ujar Wati saat diwawancarai Fokuspers.com di depan warungnya, Jumat (24/04/26).
Perlahan, usaha yang dirintis sejak 2020 itu mulai dikenal masyarakat. Tidak hanya warga sekitar, pelanggan dari desa-desa tetangga juga datang untuk membeli wedang ronde buatannya. Peningkatan jumlah pelanggan turut berdampak pada omzet penjualan yang terus naik dari tahun ke tahun.
Jika pada awal berjualan Wati hanya memperoleh omzet sekitar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per hari, kini pendapatannya bisa mencapai Rp500 ribu sampai Rp700 ribu dalam semalam.
“Alhamdulillah, yang beli bukan cuma bapak-bapak atau ibu-ibu saja. Banyak juga pegawai pabrik yang masih muda, sama anak-anak pesantren juga sering beli di sini,” ungkapnya.
Salah satu pelanggan setia, Laily, mengaku sering datang ke warung Wedang Ronde Mbak Wati karena rasanya yang khas dan harganya yang terjangkau. Menurutnya, dengan harga Rp5 ribu, pembeli sudah mendapatkan wedang ronde yang hangat, segar, dan cocok dinikmati saat malam hari.
“Saya seminggu bisa beberapa kali ke sini. Sudah langganan sejak 2024. Biasanya makan di tempat, terus bawa pulang juga karena memang enak,” kata Laily.
