Haul KH. Dahlan Salim Zarkasyi ke-26 Dongkrak Omzet UMKM hingga 50 Persen

Berita, Religi424 Dilihat

Semarang, fokuspers.com – Ribuan peziarah yang memadati Haul ke-26 KH. Dahlan Salim Zarkasyi di Tegalwaton, Kabupaten Semarang, tak hanya meninggalkan doa dan kenangan spiritual — mereka juga meninggalkan berkah ekonomi bagi para pedagang kecil yang mengais rezeki di sela-sela perhelatan akbar itu, Sabtu (18/4/2025).

Sedikitnya 12 ribu peserta dari berbagai penjuru nusantara, mulai dari Nusa Tenggara Barat hingga Bali, hadir untuk mengenang perjuangan dan jasa pendiri metode pembelajaran Al-Qur’an Qiraati beserta sang istri, Nyai Fatimah. Di balik khidmatnya prosesi haul, denyut ekonomi rakyat kecil ikut bergeliat.

Alfiansyah, pedagang sosis yang biasanya mangkal di kawasan pintu tol, mengaku selalu menyempatkan diri ikut berjualan setiap kali haul digelar. Bukan tanpa alasan — setiap tahun, momen ini konsisten menjadi penyelamat pundi-pundinya.

“Biasanya saya dapat Rp500 ribu per hari. Tapi kalau haul, omzet saya bisa naik sampai 50 persen,” ungkapnya dengan wajah sumringah.

Meski demikian, para pedagang tak bisa bebas berjualan di mana saja. Panitia acara menetapkan aturan tegas: seluruh pelaku UMKM hanya diperbolehkan berdagang di luar area gerbang utama demi menjaga ketertiban dan kenyamanan jamaah.

“Peraturannya ya paling tidak boleh masuk ke dalam, harus di luar gerbang,” jelas Alfiansyah.

Keberadaan para pedagang rupanya disambut hangat oleh para pengunjung. Latif, salah seorang jamaah yang datang dari luar kota, mengaku menyempatkan diri mampir ke deretan lapak pedagang usai mengikuti rangkaian kegiatan haul.

“Selain mengikuti acaranya, saya juga jajan di luar. Ternyata ramai sekali dan banyak pilihan,” tuturnya.

Haul yang diselenggarakan oleh keluarga besar Qiraati ini seolah menegaskan bahwa peringatan keagamaan tidak harus berjarak dari kehidupan warga. Ketika ribuan orang berkumpul untuk satu tujuan mulia, manfaatnya pun mengalir — tidak hanya ke ranah spiritual, tetapi juga ke dapur-dapur keluarga para pelaku usaha kecil di sekitar Tegalwaton.