Surakarta, Fokuspers.com — Suasana akademik terasa hangat di Universitas Tiga Serangkai (UTS), Surakarta, Selasa (10/3/2026). Perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah berkumpul dalam Workshop PPK Ormawa Berdampak 2026 yang diselenggarakan oleh LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah.
Mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Workshop ini menjadi ruang pembelajaran bagi organisasi kemahasiswaan untuk memperkuat kapasitas dalam merancang program pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan dampak nyata.
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari 58 perguruan tinggi swasta di bawah naungan LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah. Melalui workshop ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), mulai dari strategi penyusunan proposal hingga penguatan program pengabdian kepada masyarakat.
Rektor Universitas Tiga Serangkai, Eny Rahma Zaenah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia juga menaruh harapan besar kepada generasi muda untuk terus berkontribusi dalam menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat.
“Terima kasih atas kehadiran para peserta dari berbagai perguruan tinggi. Kami berharap mahasiswa mampu menjadi agent of change yang membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah, Adhrial Refaddin turut menyampaikan terima kasih kepada Universitas Tiga Serangkai yang telah menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi peran para dosen pendamping yang selama ini membimbing mahasiswa dalam mengembangkan program organisasi kemahasiswaan.
Menurutnya, melalui program PPK Ormawa, mahasiswa tidak hanya diharapkan menjadi agen perubahan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal. Mahasiswa tidak hanya menjadi agent of change, tetapi juga agent of solution yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui workshop ini, mahasiswa diharapkan mampu merancang program pengabdian yang inovatif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
