Ubah Limbah Jadi Rupiah: Mahasiswa KKN Unisnu Latih Pemuda Ujungwatu Racik Sabun Ramah Lingkungan

Berita, Nasional78 Dilihat

Jepara, Fokuspres.com  – Mahasiswa KKN Angkatan XX Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara mengambil langkah inovatif dalam upaya pemberdayaan ekonomi desa. Bertempat di Balai Desa Ujungwatu, para mahasiswa menggelar pelatihan pembuatan sabun ramah lingkungan yang menyasar anggota Karang Taruna dan pemuda setempat pada Sabtu (31/01/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan misi untuk membangun kesadaran akan produk berkelanjutan sekaligus membuka peluang usaha mikro bagi masyarakat desa. Dengan bimbingan teknis dari siswa-siswi SMK Cordova, para peserta diajak mendalami rahasia meracik sabun dengan bahan-bahan yang aman bagi kesehatan dan tidak mencemari ekosistem air.

Pelatihan dibuka dengan pemaparan teori mengenai bahaya bahan kimia sintetis pada produk pembersih konvensional. Tak menunggu lama, suasana balai desa segera berubah menjadi laboratorium mini saat para peserta mulai mempraktikkan langsung setiap tahapan pembuatan sabun, mulai dari pencampuran formula hingga proses pencetakan.

Koordinator mahasiswa KKN di Desa Ujungwatu menyampaikan bahwa fokus utama agenda ini adalah kemandirian ekonomi. Melalui sesi diskusi interaktif, para peserta diberikan wawasan mengenai strategi pengemasan dan potensi pasar sabun ramah lingkungan yang kini tengah naik daun di kalangan masyarakat urban yang sadar lingkungan.

“Kami berharap keterampilan ini tidak berhenti di sini. Ini adalah modal praktis yang jika ditekuni bisa menjadi produk unggulan Desa Ujungwatu yang memiliki nilai jual tinggi,” ujar perwakilan mahasiswa di sela-sela kegiatan.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya diskusi mengenai variasi aroma dan bahan alami lokal yang bisa ditambahkan ke dalam produk. Kolaborasi lintas institusi antara mahasiswa Unisnu, komunitas lokal, dan SMK Cordova ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi lingkungan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan hadirnya pelatihan ini, Desa Ujungwatu diharapkan mampu melahirkan perintis usaha hijau yang tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian desa melalui produk-produk inovatif yang berkelanjutan.