Branding & Mindset: Kunci Sukses Mahasiswa BCB Unisnu

Berita, Kampus86 Dilihat

Jepara, Fokuspres.com – Suasana Ruang Seminar Fakultas Komunikasi dan Desain (FKD) Lantai 4 Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara terasa dinamis pada Rabu (18/02/2026). Para mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri (BCB DN) angkatan 2 dan 3 berkumpul untuk mengikuti pembinaan intensif guna memperkuat fondasi mental dan profesionalisme mereka melalui tema Growth Mindset dan Personal Branding.

Khoirul Muslimin, selaku Mentor BCB sekaligus Wakil Dekan FKD Unisnu, hadir sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa keberhasilan di era digital tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh bagaimana seseorang memandang proses dan tantangan. Ia membedah perbedaan mendasar antara growth mindset yang meyakini bahwa bakat dan karakter dapat terus dikembangkan melalui kerja keras, dengan fixed mindset yang cenderung menganggap potensi diri sebagai sesuatu yang statis dan tidak dapat diubah.

banner 336x280

Menurut Khoirul, memiliki growth mindset adalah kunci untuk meningkatkan motivasi dan resiliensi di tengah tekanan akademik maupun dunia kerja. Mahasiswa didorong untuk berani fokus pada tujuan panjang, memiliki keinginan belajar yang tiada henti, serta belajar menerima kritik sebagai bahan bakar untuk bertumbuh.

“Kesulitan dan kegagalan bukanlah tembok penghalang, melainkan jalan untuk bertumbuh. Usaha dan kerja keras adalah kontribusi utama menuju sukses,” tegasnya di hadapan para mahasiswa.

Tak berhenti pada pola pikir, pembinaan ini juga membekali mahasiswa dengan strategi membangun personal branding. Khoirul menjelaskan bahwa personal branding adalah proses strategis untuk menciptakan dan mempertahankan kesan positif yang dibangun dari kombinasi keterampilan unik seseorang. Di hadapan para penerima beasiswa, ia mengingatkan pentingnya menunjukkan kemampuan secara profesional dan orisinal agar memiliki keunikan yang membedakan diri dari orang lain di tengah persaingan global.

Langkah konkret dalam membangun citra diri tersebut dimulai dari pengenalan diri yang mendalam, penentuan target audiens, hingga penjagaan konsistensi visual maupun digital di media sosial. Khoirul menutup pembinaan dengan pesan agar mahasiswa tidak takut mengeksekusi ide dan berani mengambil risiko. Dengan memperluas jejaring dan kolaborasi, diharapkan para mahasiswa BCB Unisnu Jepara mampu menjadi pionir muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki citra diri yang kuat dan positif di mata masyarakat.