Haul Gus Dur ke-16 dan Harlah NU ke-103, Jepara Perkuat Nilai Persatuan

Berita51 Dilihat

Jepara, Fokuspers.com – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Pemerintahan Kabupaten Jepara pada Selasa (6/1/2026). Di tempat inilah Pengajian Peringatan Haul ke-16 Presiden Republik Indonesia ke-4 sekaligus Pahlawan Nasional, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), digelar bersamaan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103.

Kegiatan yang dihadiri Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftah Faqih, tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial keagamaan, melainkan juga momentum reflektif untuk meneguhkan nilai persatuan, kebangsaan, serta komitmen menghadirkan pemerintahan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

banner 336x280

Rais Syuriyah PCNU Jepara, KH Khayatun Abdullah Hadziq, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Harlah NU dan Haul Gus Dur yang digelar secara bersamaan memiliki makna strategis bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, pemikiran Gus Dur tentang kemanusiaan, keadilan sosial, dan persatuan masih sangat relevan dan sejalan dengan khittah perjuangan NU.

“Pemikiran Gus Dur harus kita ambil untuk bangsa dan negara ini. Jika ingin sukses, kita harus bersatu dan selalu menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan,” tutur KH Khayatun Abdullah Hadziq.

Senada dengan itu, Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, S.E., menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan NU yang menggandeng Pemerintah Kabupaten Jepara dalam pelaksanaan Haul Gus Dur dan Harlah NU tersebut.

“Semoga kita semua mendapatkan berkah dari Gus Dur, terlebih kegiatan ini digelar di pusat pemerintahan sebagai tempat pengambilan kebijakan,” ujar Bupati.

Ia berharap nilai-nilai yang diwariskan Gus Dur dapat menjadi inspirasi dalam setiap kebijakan pemerintah daerah, sehingga senantiasa membawa kemaslahatan bagi masyarakat Jepara.

“Semoga kita juga dijauhkan dari bala dan bahaya melalui wasilah Gus Dur. Nilai-nilai yang beliau wariskan masih sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam tata kelola pemerintahan,” tambahnya.

Selain pengajian dan peringatan Haul Gus Dur ke-16 serta Harlah NU ke-103, rangkaian kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) IV PCNU Jepara. Muskercab ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah dan pijakan program kerja NU Jepara selama satu tahun ke depan, sekaligus memperkuat peran NU dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan kebangsaan di tingkat daerah.