Mapala Matarna UNISNU Tanam 10 Ribu Mangrove, Perkuat Pesisir Jepara

Berita, Kampus, Nasional78 Dilihat

Jepara, Fokuspers.com — Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Matarna Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (UNISNU) melakukan kegiatan penanaman 10.000 bibit mangrove pada Minggu (14/02/2026). Kegiatan ini berlangsung di Desa Tanggul Tlare dengan mengusung tema “Together We Grow: Menanam Mangrove, Memperkuat Pesisir Jepara.”

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Tanggul Tlare, Kosnadi, bersama perwakilan Rekam Nusantara Foundation dan BPDAS Pemali Jratun yang diwakili Solikan Ali Kafli. Hadir pula perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Jepara, unsur Babinsa dan Polsek Kedung, Ketua Pokdarwis, serta Wakil Dekan III UNISNU Jepara, Decky Rochmanto, S.T., M.T. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti perwakilan CDK Wilayah II Dinas Lingkungan Hidup, Penyuluh Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, jajaran Kodim Jepara, perangkat desa, hingga Ketua Satgana.

banner 336x280

Kegiatan penanaman ini merupakan agenda tahunan Mapala Matarna yang terakhir kali dilaksanakan pada tahun 2022 dan kembali digelar tahun ini dengan cakupan yang lebih luas. Acara ini diikuti oleh 117 peserta yang terdiri atas Mapala Wapalhi UNISNU Jepara, Mapala Cartenes UNISNU Jepara, Mapala Palwa 51 UIN Sunan Kudus, Mapala Macupa ITEKES Cendekia Utama Kudus, Sispala se-Jepara, Jepara Green Generation, Ansor Banser Satkoryon Pedurungan Semarang, serta masyarakat sekitar.

Husen, salah satu anggota Matarna, menyampaikan bahwa penanaman tersebut merupakan respons atas kondisi pesisir yang terdampak abrasi dan diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam menjaga garis pantai. “Karena banyak pantai di Jepara yang terkena abrasi, maka kami melakukan penanaman ini dengan tujuan agar dapat menanggulangi abrasi yang terjadi di pesisir Jepara,” ujarnya.

Penanaman mangrove ini menjadi langkah konkret dalam menjaga ekosistem pantai, mengurangi abrasi akibat gelombang laut, serta memperkuat fungsi mangrove sebagai pelindung alami dan habitat berbagai biota laut.

Salah satu peserta, Shinta, berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada tahun ini saja. Ia menilai gerakan penanaman mangrove perlu dilakukan secara berkelanjutan agar dampaknya semakin luas. “Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan penanaman mangrove dapat meluas hingga sepanjang pesisir Jepara,” ungkapnya.

Dengan berlangsungnya kegiatan ini, Mapala Matarna menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, khususnya menjaga pesisir Jepara dari ancaman abrasi.