Fokuspers.com — Rahayu Kiswara lahir di Jepara pada 29 Juni 2006 sebagai anak pertama dari pasangan Totok Kridho Sujarwo dan Susilowati. Ia tumbuh bersama adik perempuannya, Sekar Endah Kumalarum, dalam lingkungan keluarga yang memberikan ruang untuk mengembangkan bakat dan minat sejak usia dini. Dukungan tersebut menjadi awal tumbuhnya kecintaan Rahayu terhadap seni budaya Jawa yang hingga kini terus ia tekuni.
Perjalanan pendidikannya dimulai di SD Negeri 4 Jerukwangi, kemudian berlanjut ke SMP Negeri 3 Kembang dan SMA Negeri 1 Mlonggo. Saat ini, ia tengah menempuh pendidikan di Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara. Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa, Rahayu tetap konsisten menjalani aktivitas berkesenian yang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya.
Ketertarikannya pada seni tradisional membawanya bergabung dengan Sanggar Marga Langit. Di tempat inilah Rahayu belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuannya sebagai seniman Jawa. Baginya, berkesenian bukan sekadar menyalurkan hobi, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kelestarian budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Kesungguhan itu tercermin dari berbagai kegiatan yang ia ikuti. Rahayu aktif mengikuti lomba sinden sebagai sarana mengasah kemampuan sekaligus memperluas pengalaman di dunia seni. Ia juga rutin terlibat dalam berbagai kegiatan peringatan Hari Wayang Nasional di Jepara. Keikutsertaannya bukan semata untuk tampil di atas panggung, melainkan sebagai bentuk kontribusi dalam menjaga agar seni tradisional tetap hidup dan dikenal oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
Di balik keseriusannya dalam berkesenian, Rahayu dikenal sebagai pribadi yang humoris dan mampu mencairkan suasana. Ia juga memiliki kecintaan terhadap kucing yang menjadi hewan peliharaan favoritnya. Pembawaannya yang cenderung tomboy dan terkadang terlihat kaku justru menjadi bagian dari kepribadiannya yang khas. Meski demikian, ia tetap dikenal sebagai sosok yang bertanggung jawab, teguh pada komitmennya, dan bersungguh-sungguh dalam setiap kegiatan yang dijalani.
Rambut pendek dan penampilannya yang sederhana menjadi ciri yang mudah dikenali. Salah satu hobi yang paling ia nikmati adalah menyanyi, sebuah kegemaran yang sejalan dengan aktivitasnya sebagai sinden. Bagi Rahayu, setiap tembang yang dilantunkan bukan hanya tentang kemampuan vokal, tetapi juga tentang menyampaikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam setiap karya seni Jawa.
Melalui semangat belajar, kerja keras, dan kecintaannya terhadap budaya, Rahayu Kiswara terus mengembangkan kemampuan dirinya sebagai seniman muda. Ia percaya bahwa melestarikan budaya tidak selalu harus dilakukan melalui hal-hal besar. Berawal dari terus belajar, berlatih, dan tampil di berbagai kesempatan, ia berharap seni tradisional Jawa tetap lestari serta semakin dikenal dan dicintai oleh generasi penerus.

