Jepara, Fokuspres.com – Riuh tepuk tangan dan antusiasme tinggi memenuhi Auditorium Lantai 4 Gedung Perpustakaan Unisnu Jepara pada Rabu (11/02/2026). Gelaran tahunan EduTechnoFest 2026 yang diinisiasi oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) resmi memuncaki agendanya, sekaligus membuktikan bahwa Unisnu kini telah bertransformasi menjadi magnet prestasi bagi pelajar dan guru di tingkat nasional.
Bukan sekadar ajang rutin, EduTechnoFest tahun ini tampil dengan skala yang lebih masif. Kehadiran Rektor Unisnu, Prof. Dr. H. Abdul Djamil, M.A., di tengah ratusan peserta menegaskan betapa krusialnya acara ini dalam membangun ekosistem pendidikan yang kompetitif. Dekan FTIK, Dr. Abdul Rozaq, dalam sambutannya menekankan bahwa EduTechnoFest terus berevolusi dengan adanya lonjakan kualitas serta kuantitas peserta yang mencakup perlombaan bidang religi, bahasa, hingga sains tingkat nasional.
Semangat kompetisi yang sehat menyelimuti berbagai kategori lomba kreativitas dan syiar. Pada panggung literasi, Nur Indah Setiawati dari SD Semai sukses menyabet gelar Juara 1 Lomba Mendongeng, disusul oleh Amin Sururi (KB Asy Syafi’iyyah Tahunan) dan Sinta Dayyana (MA Matholi’ul Huda Bugel). Sementara itu, ketangkasan dalam berbahasa dan berorasi ditunjukkan oleh Nadine Zahwa Dinaya dari MAN 1 Jepara yang menjuarai kategori Story Telling, serta Lisa Resty Abriani dari SMA N 1 Jepara yang memuncaki kompetisi Khitobah. Gema selawat pun turut mewarnai suasana melalui suara merdu Durrotun Asyifa Baizurman dari MAN 2 Pati yang berhasil meraih posisi pertama dalam lomba Cover Sholawat.
Persaingan intelektual tidak kalah sengit pada sesi Olimpiade Nasional yang menguji wawasan para peserta di atas kertas. Di bidang Bahasa Inggris, SMA N 1 Welahan menunjukkan dominasi mutlak setelah Adinda Elhawa Trihapsari dan Muhammad Aldi Faristiansyah berhasil mengamankan posisi juara pertama dan kedua. Pada kategori Pengetahuan Agama Islam, gelar terbaik jatuh kepada Muhammad Zukhruf Al Masalik dari MA Matholi’ul Huda Bugel. Tak ketinggalan, pada kategori Pengetahuan Umum, Eka Lutfia Alwatun Nahlah dari MA Darul Hikmah Menganti sukses menduduki podium puncak sebagai pemenang pertama.
Ketua Panitia, Aliva Rosdiana, mengungkapkan bahwa lebih dari 200 peserta dari berbagai wilayah terjaring dalam seleksi ketat tahun ini. Baginya, angka tersebut merupakan bukti kepercayaan publik terhadap kualitas penyelenggaraan kompetisi di Unisnu. Acara ditutup dengan manis lewat penyerahan piala dan penampilan tari tradisional oleh mahasiswi FTIK, seolah menegaskan bahwa meski teknologi dan kompetisi terus melaju, akar budaya tetap menjadi fondasi utama di Unisnu Jepara.









