Perkuat Ekonomi Desa, Tim PKM Dampingi UMKM ‘Keripik Mak RIP’ Jepara Kuasai Pemasaran Digital

Berita, Ekonomi48 Dilihat
banner 468x60

Jepara, Fokuspers.com – Dalam upaya memberdayakan ekonomi lokal, sebuah tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) memberikan pendampingan intensif kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) “Keripik Mak RIP” di Desa Kawak, Jepara. Program ini berfokus pada penerapan strategi pemasaran digital (digital marketing) untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar produk unggulan desa tersebut.

Kegiatan awal program ini diisi dengan pelatihan pemasaran digital yang melibatkan para pelaku UMKM setempat. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan media sosial secara efektif, teknik pembuatan konten kreatif, serta pentingnya membangun citra merek (branding) dan melakukan promosi secara daring.

banner 336x280

Koordinator Program, Isyfa Fuhrotun Nadhifah, menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membantu “Keripik Mak RIP” menembus pasar yang lebih luas. “Kami berharap dengan memanfaatkan platform digital, UMKM ‘Keripik Mak RIP’ dapat memperluas pasarnya, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga hingga ke tingkat nasional. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan penjualan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa,” jelasnya.

Selain fokus pada pemasaran, program ini juga mengusung konsep ekonomi berkelanjutan. Para pelaku UMKM didorong untuk tidak hanya mengejar keuntungan jangka pendek, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan sosial dalam setiap proses bisnisnya.

Salah seorang anggota tim pengabdian, Ali, menegaskan pentingnya langkah awal ini. “Pendampingan digital marketing ini menjadi langkah awal yang penting untuk membantu UMKM di Desa Kawak, terutama ‘Keripik Mak RIP’, untuk berkembang dan bersaing di pasar yang semakin modern. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Gunawan Mohammad, anggota tim lainnya. Menurutnya, adaptasi terhadap perubahan zaman adalah kunci keberhasilan UMKM. “Pendampingan ini merupakan langkah strategis untuk membantu UMKM beradaptasi. Kami berharap dapat terus memberikan dukungan, baik dalam hal pemasaran maupun pengembangan produk, sehingga ‘Keripik Mak RIP’ dapat menjadi kebanggaan desa,” tambahnya.

Program pendampingan ini tidak akan berhenti pada pelatihan digital marketing saja. Tim PKM telah merancang berbagai kegiatan lanjutan, seperti program penguatan kualitas produk, peningkatan kapasitas produksi, serta pengembangan jaringan distribusi yang lebih efisien. Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem usaha yang mandiri dan berkelanjutan.

Program ini terlaksana berkat dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM di seluruh Indonesia.

banner 336x280