Mochi Gudi Jadi Buruan di Tengah Ramainya Kuliner Panggang

Berita108 Dilihat

Panggang, Fokuspers.com – Keramaian sudah terasa sejak langkah pertama tiba. Aneka kuliner tersaji, saling berlomba menarik perhatian. Di sela hiruk-pikuk itu, suara motor yang lalu lalang ikut menambah bising, menghadirkan suasana khas yang sibuk, tapi justru terasa hidup dan menyenangkan.

Khusnul (25), pemilik Mochi Gudi, bercerita bahwa ia mulai berjualan sejak Agustus 2024. Selain mochi, ia juga menawarkan beberapa pilihan lain seperti burn cheese cake, banana pudding, mille crepes, brownies, hingga pudding caramel.

banner 336x280

“Harganya masih terjangkau. Mochi Rp5.000, banana pudding Rp10.000, mille crepes Rp15.000. Kalau burn cheese cake, brownies, sama pudding caramel biasanya saya bawa kalau ada pesanan saja,” ujarnya saat ditemui Fokuspers.com di Panggang, Jepara, Kamis (23/4/26).

Dalam sehari, pendapatannya bisa berbeda-beda. Saat dagangan laris, ia bisa mengantongi hingga Rp500.000. Namun, jika sedang sepi, penghasilannya berkisar di angka Rp200.000. Dari semua menu yang dijual, mochi varian stroberi cokelat menjadi yang paling banyak dicari.

Ia biasanya mulai berjualan pukul 17.00 WIB. Soal tutup, tidak ada jam pasti. “Kalau sudah habis ya tutup, tapi kalau sampai jam 21.00 belum habis biasanya saya pulang,” katanya. Cuaca juga sangat berpengaruh pada penjualannya. Hujan atau mendung sering kali membuatnya memilih untuk tidak berjualan.

Hasil dari berjualan mochi ini sebelumnya ia gunakan untuk membiayai kuliah. Kini, setelah lulus, penghasilan tersebut dipakai untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus ditabung.

Di sisi lain, Safa, salah satu pembeli, mengaku sudah cukup sering membeli Mochi Gudi. Menurutnya, rasa yang ditawarkan punya ciri khas tersendiri.

“Rasanya beda dari yang lain. Kulitnya nggak terlalu tebal dan lembut, isiannya juga banyak. Jadi menurut saya tetap worth it dengan harga segitu,” ungkapnya.