Penerjunan Mahasiswa UNISNU Jepara ke MTs Tsamrotul Huda Kecapi: Siap Mengabdi, Siap Belajar

Berita74 Dilihat

Jepara, Fokuspres.com – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara secara resmi menyerahkan 15 mahasiswa peserta program Magang dan Studi Mahasiswa (MdSM) kepada pihak MTs Tsamrotul Huda Kecapi, Rabu (21/1/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam mengasah kompetensi pedagogik mahasiswa langsung di lapangan.

Sebanyak 15 mahasiswa yang diterjunkan terdiri dari 12 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 3 mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI). Mereka dijadwalkan akan menjalani masa praktik pembelajaran mulai tanggal 23 Januari hingga 28 Februari 2026.

banner 336x280

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Yushinta Eka Farida, S.Pd., M.Pd., menyerahkan langsung para mahasiswa tersebut kepada Kepala MTs Tsamrotul Huda Kecapi, Halimatus Sa’diyyah, S.Pd.I. Dalam sambutannya, Yushinta menitipkan mahasiswanya untuk dibimbing agar mampu menyelaraskan teori akademik dengan realitas di kelas.

“Kami memohon bantuan guru pamong dan seluruh civitas madrasah untuk membimbing mahasiswa kami. Mereka masih sangat membutuhkan arahan dalam mengaplikasikan ilmu kuliah ke dalam praktik nyata di lapangan,” ujar Yushinta.

Kepala MTs Tsamrotul Huda Kecapi, Halimatus Sa’diyyah, S.Pd.I, menyambut baik kehadiran mahasiswa UNISNU. Namun, ia memberikan penekanan khusus terkait etika profesionalitas yang harus dijaga selama berada di lingkungan madrasah.

 

“Mahasiswa diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan budaya kerja madrasah, menjaga sopan santun, serta menunjukkan tanggung jawab. Kami juga menekankan pentingnya berpakaian rapi sesuai norma madrasah dan aktif berkoordinasi dengan guru pamong,” tegas Halimatus.

Usai seremoni penyerahan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan sesi koordinasi intensif antara mahasiswa dan guru pamong. Agenda ini membahas persiapan teknis mengajar, pembagian tugas, hingga penyesuaian program madrasah.

Melalui program MdSM ini, UNISNU Jepara berharap mahasiswa tidak hanya mahir secara keilmuan, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan karakter untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah mitra.