Monitoring DPL KKN Sumosari, Khoirul Muslimin Tekankan Luaran dan Pembagian Tugas Sejak Awal

Berita, Kampus176 Dilihat

Sumosari, Fokuspres.com – Rintik hujan yang menyelimuti Desa Sumosari sejak pagi tidak menyurutkan semangat Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UNISNU Jepara untuk memastikan pengabdian mahasiswa berjalan maksimal. Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, Khoirul Muslimin selaku DPL menyambangi Dukuh Kedawung guna memantau langsung pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Kamis (15/1/2026).

Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh rencana kegiatan terlaksana sesuai target, sekaligus melakukan koordinasi teknis terkait kelengkapan administrasi posko, mulai dari buku tamu, log book kehadiran, hingga struktur organisasi.

banner 336x280

Dalam arahannya, Khoirul Muslimin menekankan bahwa luaran program mitra adalah kewajiban yang harus dicicil sejak awal masa KKN agar tidak menumpuk di akhir.

“Luaran program mitra harus dipastikan dilaksanakan sejak awal. Misalnya luaran Izin Rumah Tangga (IRT), pemasaran, hingga pembuatan titik lokasi melalui Google Maps. Harus jelas siapa yang menjadi penanggung jawab (PIC) dan bagaimana pengelolaan manajemen pemasarannya,” tegas Khoirul di Posko KKN Dukuh Kedawung.

Ia juga meminta mahasiswa yang memiliki keahlian desain untuk berkontribusi pada gedung Madrasah Diniyah (Madin) melalui pembuatan desain visual informasi yang artistik, menggantikan pengumuman yang selama ini ditempel secara acak.

Khoirul mendorong agar program kerja (proker) yang dijalankan tetap mempertimbangkan aspek keselamatan di tengah musim hujan dengan curah hujan tinggi. Ia juga berharap program tersebut selaras dengan disiplin ilmu masing-masing mahasiswa.

Selain program formal, mahasiswa diminta aktif dalam kegiatan sosial keagamaan, seperti mengajar mengaji bagi anak-anak. Khusus untuk penguatan identitas kampus, Khoirul mengingatkan agar penulisan feature biografi tokoh Nahdlatul Ulama (NU) lokal segera dimulai dengan menggali informasi langsung dari narasumber.

“Saya berharap program kerja disesuaikan dengan kompetensi program studinya masing-masing, serta senantiasa menjaga kesehatan dan menjaga silaturahmi dengan tokoh masyarakat,” imbuhnya.

Merespons arahan DPL, Sekretaris KKN Desa Sumosari, Firza, mengakui adanya kendala teknis berupa keterbatasan sinyal Wi-Fi dan cuaca ekstrem yang sedikit menghambat optimasi program di awal penerjunan. Namun, ia memastikan tim tetap kompak menjalankan tugas masing-masing.

“Ke depan, kami telah merancang serangkaian kegiatan mulai dari kerja bakti, pembuatan sistem penyulingan air, pelatihan eco print, hingga pembuatan penunjuk arah menuju wisata pegunungan,” pungkas Firza optimistis.